TUGAS RIVIEW KULIAH RAMADHAN FENOMENA DAN PROFIL HUMAS



Assalamualaikum semuanya,,
Kembali lagi di bloger saya Bela Febrianti
Kali ini saya mau sharing kuliah di bulan ramadhan yang penuh berkah..
                    
Kuliah Online tadi hari Senin, 11 Mei 2020 hari yang sangat membuat saya  gregetan  tidak ikut absen di Grup kelas Public Relation, yang membuat saya gregetan itu pada jam 12.30 paketan saya mendadak habis gaes,,, fikiran mulai kacau takut tidak bisa ikut kuliah online hari. Alhamdulillah berkat ada yang mau minjamin paketan (Hospot) saya bisa ikut kuliah online di bulan puasa ini, memang bulan yang berkah ada banyak orang yang baik hati dihari hari ramadhan ini. Alhamdulillah,,
Baiklah sekarang aku mau sharing-sharing apa yang dijelaskan oleh dosen pengampu menjelaskan mata kuliah Public Realtion yang membahas tentang Fenomena dan Profil  Humas.
Kenapa kok ada fenomena dalam humas? Karena dalam kurun waktu akhir ini fenomena adalah aktivitas kehumusan. Fenomena yang muncul karena arus globalisasi . fenomana globalisasi ini terjadi sebuah perkembangan bagi umat manusia, dikarenakan oleh kemajuan teknologi. Ada beberapa fenomena fi yang berjudul Kisah di Balik Sukses Jurrasic Park. Kisah ini menjelaskan Film Jurrasic Park mengambil obyek tentang dinosaurus telah memecahkan rekor penjualan, Kisah Mac Danol yang mana kisah ini Mcd di Amerika Serikat beredar terbuat dari Daging cacing, akibatnya Mcd ini membuat penurunan  penjualan . pada saat itu Humas Mcd merespon dengan serangakain kampanye, Langkah pertama humas adalah menulis beberapa release dan artikel di beberapa surat kabar tentang profil McD, Penekanan topik berita/artikel adalah reputasi McD yang dibangun dengan sungguh-sungguh dan kotribusinya dalam bidang sosial kesehatan. Saat itu ketika Humas melakukan lagkah pertama dijalan kan dengan melakukan riset membagikan angket untuk mengetahui kepada masyarakat luas, dari sebagia angket yang masuk kepada masyarakat repon masyarakat itu memeprcayai bahwa Mcd itu pelayanan yang baik namun sebagian besar mereka tidak mau memakan atau membeli  Mcd lagi. Untuk tujuan langkah pertama humas tersebut Humas menanamkan pengertian bahwa reputasi merupakan hal penting bagi McD, sehingga tidak mungkin McD gegabah mengganti bahan dasarnya dengan daging cacing. Kedua, menanamkan pengertian pada masyarakat bahwa cacing bukanlah binatang menjijikkan yang bermanfaat bagi kesuburan tanah, tapi merupakan bahan makanan khas suku tertentu. Ada beberapa film yang berjudul  Kisah Lemak Babi Dancow, Kisah Arianespac, Kisah Hallmark.
Kemudian menegenai Profil Humas adalah identitas indiviu atau identitas organisasi yang mau memperkenlakannya. 
Profil pada humas ini ada kelembaga (In House PR) adalah hubungan masyarakat pemerintah untuk melakukan manajemen dalam bidang komunikasi dan informasi. peranan Humas di lingkungan pemerintahan sangat penting dalam membangun citra positif bangsa dan negara. Humas lembaga ini lebih dikenal sebagai bagian departemen/ devisi humas. Dalam bentuk ini terdapat 2 sistem yaitu, system desenterelasasi dan system sentralisasi.
System desentralisasi adalah pendelegasian wewenang dalam membuat keputusan dan kebijakan kepada manajer atau orang-orang yang berada pada level bawah dalam suatu struktur organisasi. Pada saat sekarang ini banyak perusahaan atau organisasi yang memilih serta menerapkan sistem desentralisasi karena dapat memperbaiki serta meningkatkan efektifitas dan produktifitas suatu organisasi. System ini diterapkan kepada perusahaan yang besar, manajemen mengerti pentingnya PR sebagai manajemen dan aktibvitas PR ini dilakukan oleh Direktur Public Relation dibidang staf nya.
System sentralisasi adalah pengaturan kewenangan dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat untuk mengurusi urusan rumah tangganya sendiri berdasarkan prakarsa dan aspirasi dari rakyatnya dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia. Desentralisasi sebenarnya adalah istilah dalam keorganisasian yang secara sederhana di definisikan sebagai pengaturan kewenangan. Di Indonesia sistem sentralisasi pernah diterapkan pada zaman kemerdekaan hingga orde baru.
Sentralisasi adalah memusatkan seluruh wewenang kepada sejumlah kecil manajer atau yang berada di posisi puncak pada suatu struktur organisasi. Sentralisasi banyak digunakan pada pemerintahan lama di Indonesia sebelum adanya otonomi daerah. Kelemahan dari sistem sentralisasi adalah di mana seluruh keputusan dan kebijakan di daerah dihasilkan oleh orang-orang yang berada di pemerintah pusat, sehingga waktu yang diperlukan untuk memutuskan sesuatu menjadi lama. System sentralisasi ini diterapkan kepada perusahaan yang tidak besar, untuk aktivitas organisasi PR ini secara terpusat atau oleh pusat. Jadi Penerapan kedua sistem di atas tergantung beberapa hal berikut:
  • Besar kecilnya perusahaan
  • Struktur organisasi perusahaan
  • Arti penting PR bagi manajemen
  • Karakteristik khas kehumasan masing-masing lembaga

Humas Agency/ Extern PR adalah Perusahaan tersendiri dalam bisnis pelayanan kehumasan, meliputi kegiatan konseling dan konsultasi. PR consultant ini Perusahaan PR yang bergerak dalam layanan konsultasi kehumasan,Dewasa ini ada konsultan perseorangan, dia bekerja sendiri tanpa adanya staf .

Beberapa contoh PR consultant dan full service di Indonesia adalah Fortune-PR, Ida Sudoyo dan Associates, Eksekutif PR, Indo PR, M-PR consultant, Ganesha PR, Soedarto dan Noeradi PR counselor.
Event organizer adalah Perusahaan yang melayani jasa sebagai pelaksana sebuah event / kegiatan yang berhubungan dengan publik. Perusahaan ini cenderung spesialis, misalnya:
  • Launching product
  • Pameran, exhibition
  • Pertemuan-pertemuan (seminar, lokakarya, konvensi, konferensi)
  • Jumpa pers/press conference, press tour, dan sebagainya
  • Show dan kontes-kontes
Unutk profil tugas Humas yaitu Terampil, maksud terampil disisni khususnya di bidang penulisan (writing), speaking, mendengarkan, membaca, dan menggunakan alat –alat komunikasi lainnya, Memiliki pengetahuan yang mendalam tentang berbagai macam media dan memahami proses manajemen, Memiliki kemampuan dalam memecahkan suatu masalah (problem solver), dalam mengambil keputusan, mengelola opini publik, mengevaluasi kecenderungan perilaku dan respon public, Memiliki selera dan kepribadian yang baik tentang etika, simpati dan empati, kepemimpinan, semangat/etos, kreativitas dan imajinasi, kematangan /stabilitas kepribadian serta integritas pribadi. 

Cukup sekian dari sharing-sharing hari ini, semoga bermanfaat.
Wassalamualikum Wr.Wb

Komentar